Panduan Menggunakan AI untuk Menyusun RPS

1. Menyusun Deskripsi Mata Kuliah

AI dapat membantu merumuskan deskripsi mata kuliah yang lebih jelas dan sesuai pendekatan OBE, seperti:

  • Gambaran umum mata kuliah
  • Posisi mata kuliah dalam kurikulum
  • Relevansi mata kuliah dengan kompetensi lulusan

Contoh prompt aman:

Buatkan draft deskripsi mata kuliah Pengantar Sistem Informasi untuk mahasiswa S1 sesuai pendekatan OBE.

2. Merumuskan CPMK dan Sub-CPMK

AI dapat dimanfaatkan untuk:

  • Menghasilkan alternatif rumusan CPMK
  • Menyesuaikan kata kerja operasional (Bloom/OBE verbs)
  • Menghubungkan CPMK dengan CPL

⚠️ Tetap wajib diverifikasi menggunakan:

  • Dokumen kurikulum
  • CPL Prodi
  • Panduan OBE institusi

Catatan: bagian ini merupakan bagian dari panduan penyusunan RPS berbasis OBE dengan bantuan AI untuk dosen perguruan tinggi.

3. Menyusun Bahan Kajian dan Pokok Bahasan

AI dapat membantu dosen dalam:

  • Membagi topik per pertemuan
  • Menyusun alur materi yang logis dan terstruktur
  • Menghindari tumpang tindih antara satu pertemuan dan lainnya

Panduan ini sangat bermanfaat terutama bagi dosen dengan:

  • Beban mengajar yang tinggi
  • Banyak kelas paralel atau mata kuliah lintas semester

4. Merancang Metode Pembelajaran

AI bisa memberikan inspirasi ide pembelajaran, seperti:

  • Diskusi terstruktur
  • Project-Based Learning
  • Case-Based Learning

Namun perlu diingat:

  • ❌ Jangan menyalin mentah-mentah
  • ✅ Sesuaikan dengan karakter mahasiswa, sarana kelas, dan regulasi prodi

5. Menyusun Penilaian dan Rubrik

AI dapat membantu:

  • Memberikan contoh bentuk penilaian
  • Menyusun draft rubrik penilaian
  • Mengaitkan metode penilaian dengan CPMK

📌 Bobot nilai dan kebijakan evaluasi tetap harus mengikuti aturan resmi kampus.

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan dengan AI untuk RPS

  • ❌ Menyalin RPS lengkap dari AI tanpa revisi
  • ❌ Menggunakan hasil AI tanpa validasi akademik
  • ❌ Mengabaikan CPL, kurikulum, dan kebijakan prodi
  • ❌ Mengklaim RPS sebagai karya AI sepenuhnya

Hal ini dapat menimbulkan masalah etik maupun administratif.

Etika Penggunaan AI dalam Penyusunan RPS

Agar penggunaan AI tetap aman dan bertanggung jawab:

  • Gunakan AI sebagai alat bantu, bukan pengganti dosen
  • Lakukan review akademik secara manual
  • Diskusikan hasilnya dengan tim pengampu
  • Dokumentasikan proses penyusunan RPS

Beberapa institusi bahkan mensyaratkan penggunaan AI secara terbatas dan transparan.

Apakah RPS Berbasis AI Tetap Sah?

✅ Sah, jika:

  • RPS tetap disusun, diperiksa, dan disahkan oleh dosen
  • Sesuai prinsip OBE
  • Mengacu pada CPL dan kurikulum resmi
  • Tidak melanggar kebijakan institusi

❌ Tidak sah, jika:

  • Tidak ada kontrol akademik dari dosen
  • Struktur tidak mengikuti format RPS institusi
  • Terdapat kesalahan konsep atau ketidaksesuaian materi

Kesimpulan

Menggunakan AI dalam penyusunan RPS adalah strategi cerdas untuk meningkatkan efisiensi, bukan jalan pintas.

Jika dimanfaatkan dengan benar, AI dapat membantu:

  • Menghemat waktu penyusunan RPS
  • Memperkuat logika dan struktur dokumen
  • Meningkatkan kualitas pemetaan OBE

Kunci utamanya: kendali akademik tetap berada di tangan dosen.